CHINA KATHA 1


LAKSMANA MENASEHATI GUHA

 

Akan menjadi ilham yang hebat asal engkau mau menerima pengetahuan bahwa engkaulah yang merencanakan nasib baikmu sendiri dan dengan usaha yang sungguh-sungguh engkau dapat membangun dan memeliharanya, bahwa setiap hari engkau membina atau menjatuhkan susunan karirmu. Saat itu adalah malam pertama ketika Rama, Laksmana dan Sita berada di dalam hutan lebat tempat mereka diasingkan. Guha, pemimpin kaum nelayan yang mendayung perahu untuk menyeberangkan mereka melintasi sungai Gangga sedang bercakap-cakap perlahan-lahan dengan Laksmana, sementara Rama dan Sita tertidur di tepi sungai! Guna tenggelam dalam kesedihan melihat pewaris kemaharajaan terbuang di atas tanah di bawah langit. Ia mengutuk Ratu dan kaki-tangannya yang jahat, karena menyebabkan tragedi yang menghancurkan hati ini. Tetapi Laksmana meminta agar ia menghentikan marahnya. “Aku juga sangat marah pada orang yang membuat tragedi ini karena ketika itu aku belum mengetahui apakah sebenarnya tujuan peristiwa ini dalam sejarah kehidupan Rama. Ia telah datang dalam wujud manusia ini untuk memusnahkan kawanan iblis yang jahat. Ia telah merencanakan sendiri pengasingan ini agar dapat bebas dari tugas kerjaan hingga tujuan itu terpenuhi! Guha tersayang, apakah yang kita ketahui mengenai rahasia Tuhan atau bahkan rahasia manusia yang tidak lain adalah Tuhan dalam pakaian manusia? Demikian pula semua makhluk hidup dan benda mati, semua yang mereka lakukan yang tampak dalam pikiran kita yang terbatas adalah manifestasi ke-Ilahian yang tidak dapat dipahami. Bagaimana kita dapat memahami sifat mereka yang sebenarnya dengan pengetahuan kita yang terbatas?”